Thursday, September 2, 2010

Toshiba Tablet Folio 100

Coming as expected, Toshiba has chosen to officially unveil the Folio 100 during IFA 2010. The news has just recently been announced and given the details, the reaction will likely be mixed. With that, first and foremost is the pricing and release details. So far Toshiba has said that the Folio 100 will come with a suggested price of €399 and hit Europe, the Middle East and Africa in Q4 2010.


So yes, right away we have some bad news. Well, bad for anyone in some areas, notably the US and Canada. But otherwise, the Folio 100 is going to be an Android 2.2 running tablet with a 10.1 inch capacitive multi-touch display. As for resolution, the usual for a 10 inch display — 1024 x 600.


And before we dive into the rest of the specs, lets get the other disappointing part out of the way — no Android Market access. Of course, there will be some apps pre-installed as well as access to the Toshiba Market Place. Though, nothing was really mentioned as to which (or how many) apps are going to be found in the Toshiba Market Place. As for pre-installed apps, that is actually a decent bunch and will include the Opera Mobile web browser, Documents To Go office suite, Evernote, Fring, Adobe Flash 10.1 and the ebook reading app FBReader.

With the disappointments out of the way, lets get into the remaining specs, which coincidentally are actually quite nice. The Folio 100 will feature an Nvidia Tegra 2 processor, Wi-Fi 802.11 b/g/n, Bluetooth 2.1 + EDR, 16GB of internal storage, SD/MMC card reader, HDMI, USB 2.0, 1.3 megapixel webcam, accelerometer and a battery life that is said to be up to 7 hours.
Furthermore, the tablet will weigh in at 760 grams with measurements of 281 x 181 x 14 mm. And last but not least, there will also be a future version of the Folio 100 that will come sporting built-in mobile broadband, which is noted as being “soon available in certain models and countries.”

Facts & Figures* : 
CPU: Nvidia Tegra 2
25.7cm (10.1”) capacitive multitouch display with 1,024 x 600 pixels
Based on Android 2.2  On-board storage capacity: 16 GB
Bluetooth 2.1 +EDR, WLAN (802.11 b/g/n), Mobile Broadband (soon available in certain models and countries)
DLNA® compatible
1xminiHDMI®,1xUSB 2.0 (client and hub), SD/MMC Card Reader
Supports Adobe® Flash 10.1
Rotation of displayed content on the screen by accelerometer
Webcam with 1.3 MPixel
Battery life: 7 hours (65% web browsing, 10% video playback, 25% standby)
Weight: 760g
Size: 281mm x 181mm x 14mm
Software (excerpt): Opera Mobile, Toshiba Media Player, FBReader, Fring, Document to Go, Evernote
* depending on configuration and local availability


New Samsung Galaxy Tablet "iPad Rivals"



We’ve seen the 7-inch Galaxy Tab get official today but that’s not the only tablet Samsung plans for the immediate future. In fact, 2011 might bring us lots of other Galaxy Tab versions, and the more successful the Tab will be, the better Tab successors we’ll have.



Samsung has definitely realized how important the tablet is in the mobile business, considering how successful Apple is at selling the iPad. And while the tablet was reinvented by Cupertino this year, that doesn’t mean competitors can’t offer an iPad killer in the following months or years.







In 2011 the game will go to the next level. Apple will up the ante with a new iPad 2 and it’s quite possible to see a 7-inch version of the device too. Samsung confirmed that it will bring Android 3.0 to the Galaxy Tab and the future 2011 Tab version will come with Android 3.5 Honeycomb on board at some point in 2011.

Moreover it looks like Samung will have a full “tablet portfolio” in 2011 which means that other screen sizes are also being considered by Samsung, and probably that’s right approach too.

Analysts, and we know better than to always assume they’re right, say that in 2011 no less than 30 million tablets will be sold. A large share of this number would probably go to Apple, but devices like the Galaxy Tab, the Folio 100, the upcoming Stingray or BlackPad, will surely steal market share from Apple in the following 12 months.
Getting back to Samsung, we can only appreciate the direction their heading to. Android has become a huge part of their business, and if Android 3.0 Gingerbread and Android 3.5 Honeycomb are coming to tablets soon, then we’re definitely interested to see Android’s future versions equip Samsung’s the next Galaxy S models.


The tablet will come in one model and weigh 380 grams, half that of its rival, the Apple iPad 3G with Wi-Fi.
As for applications, the tablet uses Google’s Android operating system, which can access the thousands of apps on the Android Marketplace. Samsung will also have its own store available for developers to create apps specifically for the tablet.


Notable features
  • Can make telephone calls.
  • Has the ability to SMS and MMS.
  • Supports video calling.
  • You can use an SD card to upgrade the storage.
  • It runs Google’s Android 2.2 operating system.
  • It can load Flash items in its web browser.

PING Jejaring Sosial Baru Dari Apple


Apple kini masuk ke wilayah jejaring sosial dengan menyediakan layanan baru bernama Ping dan Game Center.
"Ini adalah jejaring sosial mengenai musik," kata Steve Jobs, pendiri dan CEO Apple, saat meluncurkan Ping di San Francisco, dikutip dari situs BBC.
Ping dibangun di atas software terbaru iTunes. Hanya saja, Ping menambahkan konsep jejaring sosial ke dalamnya. Dengan Ping, pengguna bisa membuat profil diri, jaringan teman, lengkap dengan playlist musik.
Layanan ini bisa diakses melalui software iTunes 10 yang telah tersedia untuk versi Mac maupun komputer PC-nya, maupun melalui aplikasi iTunes di iPhone dan iPod Touch.

"Kami pikir ini akan segera populer  karena 160 juta orang (pengguna iTunes-red) sudah bisa menggunakannya," kata Jobs optimistis. Tak hanya Ping, di kesempatan sama, Apple juga merilis Game Center. 
Game Center adalah layanan game online untuk perangkat-perangkat berplatform iOS (iPhone OS). Lewat layanan ini, para pengguna bisa saling menantang rekan-rekannya untuk bermain game spesifik. Mereka juga bisa memamerkan pencapaian skor mereka di salah satu game kepada rekan-rekan mereka yang lain.

Ini memang bukan hal yang baru. Sebelum Ping, Microsoft juga telah menyediakan layanan serupa bagi para pemilik pemutar musik Zune. Beberapa fitur di Ping juga sudah disediakan oleh Spotify dan Last.fm. Namun selama ini iTunes-lah yang memiliki pengguna terbesar.
Sementara layanan semacam GameCentre juga sudah dinikmati oleh pengguna Xbox Live. Namun Xbox Live adalah layanan berbayar. Sementara games-games di Facebook yang berjalan di Flash, malahan seringkali belum bisa diakses melalui kebanyakan ponsel.
Menurut analis dari firma riset CCS, ini merupakan langkah ambisius Apple untuk menantang jejaring sosial lain yang telah ada.
"Mereka akan segera menemukan cara untuk membedakan produk mereka dengan jejaring sosial lain. Karena sudah banyak yang menggunakan iTunes, ini memang ekstensifikasi yang alamiah," kata Michael Gartenberg, analis dari Altimeter Group.
Bahkan munculnya Ping juga dikhawatirkan bakal menghabisi sisa-sisa kejayaan MySpace yang selama ini masih cukup populer di kalangan musisi.
"Ping akan menghancurkan apa yang masih tertinggal di pangsa pasar MySpace," kata Xeni Jardin, Co editor bidang Teknologi di blog Boing-Boing. Kalau sudah begini, Facebook pun sewajarnya untuk mulai waspada.  

Irjen Oegroseno "Kantor Polisi Harusnya Nyaman Bagi Masyarakat"

Kantor polisi harus menjadi tempat yang nyaman bagi setiap orang yang masuk ke dalamnya. Demikian dikatakan Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Oegroseno, di acara spesial  talkshow yang berlangsung di Studio 2 Starnews 102.6 FM, Jalan T Amir Hamzah,  Medan, Kamis (19/8) sekira pukul 09.30 WIB.

Kapolda mengatakan, seharusnya masyarakat yang masuk ke kantor polisi merasa nyaman di dalamnya, dikarenakan masyarakat sedang berada bersama orang-orang  yang menegakkan keadilan.
“Itu yang kita harapkan, setiap warga harus merasa nyaman bila berada di kantor  polisi, karena polisi sebagai aparatur negara dan harus melindungi masyarakat,” bebernya.

Kapolda menilai, banyaknya masyarakat, khususnya saksi, merasa tidak nyaman jika sedang berada di kantor polisi kemungkinan besar dikarenakan masyarakat tersebut takut salah bicara saat sedang dimintai keterangan.

“Masyarakat tidak nyaman karena saat dimintai keterangan, polisi pasti berada di depan komputer atau mesin tik, dan ini membuat masyarakat atau saksi menjadi takut salah bicara, karena setiap omongan saksi langsung ditulis di komputer ataupun di mesin tik,” paparnya.

Pola seperti itu harusnya diubah dengan melalui pendekatan sehingga saksi tidak  merasa takut atau salah ucap. “Kita harus meminta keterangan dengan cara  berdiskusi empat mata agar saksi mau bicara sesuai apa yang dilihatnya,” bebernya.
Dia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat yang menjadi saksi, agar tidak usah takut dan khawatir saat dimintai keterangan tentang kronologis suatu kejadian. “Saya harap masyarakat jangan takut, karena komputer itu bukan polisi, melainkan ATK (alat tulis kantor),” tegasnya.

Wednesday, September 1, 2010

Program Beasiswa Universitas Westminster Inggris


University of Westminster, London, Inggris, melalui skema Westminster International Scholarship membuka kesempatan beasiswa  penuh (Full Time Master Degree) untuk periode akademik 2011. 

Beasiswa ini diprioritaskan bagi para kandidat yang dapat menjelaskan secara komprehensif bahwa bidang ilmu yang akan mereka ambil nantinya membawa dampak signifikan bagi pembangunan di negaranya sendiri.
Selain persyaratan akademik dan surat rekomendasi, pihak Universitas juga mensyaratkan para pelamar beasiswa untuk menulis statement support yang dapat memperkuat ajuan aplikasi dan menguji argumentasi calon penerima beasiswa tersebut. 

Statement support membahas potensi yang dapat memperkuat dan memenuhi kriteria para pelamar sebagaioutstanding applicant, serta apa yang diharapkan didapat dari peluang beasiswa tersebut. Pernyataan juga berisi rencana aplikasi ilmu pengetahuan yang didapat setelah lulus dari program beasiswa tersebut, termasuk rencana jangka pendek dan jangka panjang pelamar yang bersangkutan. 

Batas akhir pendaftaran progam beasiswa ini adalah 1 November 2010.

Informasi lengkap bisa dilihat di Info Lengkapnya atau dengan mengirimkan email ke alamat: scholarship@westminster.ac.uk

Nama 26 Tersangka Mantan Anggota DPR : KASUS TRAVELLER CHEQUE

Dua puluh enam mantan anggota DPR sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap pemilihan deputi gubernur senior Bank Indonesia 2004 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kendati demikian, pengumuman yang dibacakan Wakil Ketua KPK Bibit Samad Rianto di Jakarta, Rabu (1/9), tak menyebutkan nama lengkap para tersangka.

Para tersangka penerima cek perjalanan (travellers cheque) itu adalah AHZ, MBS, PSz, BS, AZA, ACP, MM, RL, PS, WMT, MN, ARS, RK, BA, HB, DT, SU, PN, EP, MI, B, JT, NLM, SP, S, dan MP. Mereka semua mantan anggota Komisi Keuangan dan Perbankan DPR periode 1999-2004 dari berbagai fraksi.

Informasi yang beredar menyebutkan ke - 26 tersangka itu adalah sebagai berikut :
1. Max Moein (mantan anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau F-PDIP)
2. Agus Prayitno Condro (mantan anggota F-PDIP)
3. Daniel Tandjung, (mantan anggota Fraksi Partai Persatuan Pembangunan atau FPPP)
4. Panda Nababan, (anggota F-PDIP)
5. Pazkah Susetta, (mantan anggota Fraksi Partai Golkar dan mantan Kepala Bappenas)
6. Poltak Sitorus, (mantan anggota F-PDIP)
7. Anthony Zeidra Abidin, (mantan anggota Fraksi Partai Golkar atau F-PG)
8. Willem Tutuarima, (mantan anggota F-PDIP)
9. Ahmad Hafiz Zawawi (mantan anggota F-PG)
10. Marthin Bria Seran (mantan anggota F-PG)
11. Bobby Suhadirman (mantan anggota F-PG)
12. Rusman Lumbantoruan (mantan anggota F-PDIP)
13. Muhammad Nurlif (mantan anggota F-PG dan Anggota BPK)
14. Asep Ruchimat Sudjana (mantan anggota F-PDIP)
15. Kamarullah (mantan anggota F-PG)
16. Baharuddin Aritonang (mantan anggota F-PG/mantan anggota BPK)
17. Henky Baramuli (mantan anggota F-PG)
18. Sofyan Usman (mantan anggota F-PPP)
19. Engelina Patiasina (mantan anggota F-PDIP)
20. M Iqbal (mantan anggota F-PPP)
21. Budiningsih (mantan anggota F-PDIP)
22. Jefri Tongas (mantan anggota F-PDIP)
23. Ni Luh Mariani (mantan anggota F-PDIP)
24. Sutanti Pranoto (mantan anggota F-PDIP)
25. Soewarni (mantan anggota F-PDIP)
26. Marheos Pormes (mantan anggota F-PDIP)

Terkait penetapan tersangka, jelas Bibit, KPK telah mengeluarkan surat perintah penyidikan tertanggal 27 Agustus 2010. Ke-26 tersangka itu dibagi dalam enam kelompok penyidikan. Mereka disangka melanggar Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999, yang diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi serta Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).
Sebelumnya, KPK mengirimkan empat anggota DPR periode 1999-2004, yaitu Dudhie Makmun Murod (F-PDIP), Hamka Yandhu (F-Partai Golkar), Endin AJ Soefihara (F-PPP), dan Udju Djuhaeri (Fraksi TNI/Polri), ke persidangan terkait kasus pemilihan Deputi Gubernur Senior BI. Pengadilan Tindak Pidana Korupsi menghukum dua tahun penjara untuk Dudhie, Hamka, dan Udju. Endin divonis 15 bulan, tetapi diperberat oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menjadi dua tahun penjara.
Dari persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi terungkap, sebanyak 39 anggota Komisi IX DPR periode 1999-2004 menerima cek perjalanan senilai Rp 20,65 miliar.

Gugatan Pemadaman Listrik Kandas

Gugatan yang dilayangkan David ML Tobing dan Agus Soetopo terhadap Presiden, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) terkait pemadaman listrik, harus kandas. Rabu (1/9), majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menolak gugatan David dan Agus untuk seluruhnya.

Dalam putusannya, majelis merujuk pada Pasal 29 ayat (1) huruf e UU Ketenagalistrikan bahwa konsumen memang berhak mendapat ganti rugi apabila terjadi pemadaman. Namun, pasal itu mensyaratkan pemadaman tersebut terjadi akibat kesalahan dan/atau kelalaian pengoperasian oleh pemegang izin usaha penyediaan tenaga listrik sesuai syarat yang diatur dalam perjanjian jual beli tenaga listrik.


Majelis hakim yang diketuai Nani Indrawati menilai David dan Agus tidak bisa membuktikan adanya kesalahan atau kelalaian yang dilakukan PLN. Dalam pertimbangannya, majelis menyatakan pemadaman listrik yang terjadi pada 7 Oktober 2009 hingga 24 November 2009 memang diakui sebagai fakta yang tidak memerlukan pembuktian lagi. Namun, hal itu terjadi karena adanya kebakaran di gardu Cawang.

Majelis menilai PLN sudah melakukan langkah-langkah yang benar, seperti pemeliharaan trafo di Gardu Cawang secara berkala. Karenanya, Majelis memandang pemadaman listrik dilakukan karena overmacht atau keadaan memaksa serta di luar kehendak PLN. Akibat pemadaman itu, bukan hanya dirasakan penggugat, tetapi juga para tegugat.

Ditemui usai sidang, David mengaku kecewa atas putusan majelis. Menurutnya, UU Ketenagalistrikan jelas-jelas menjamin hak konsumen untuk mendapat tenaga listrik secara terus-menerus dengan mutu dan keandalan yang baik, sebagaimana diatur di dalam Pasal 29 ayat (1) huruf b.

Sebaliknya, undang-undang tidak menyebutkan alasan apapun yang bisa menjadi dasar pemaaf dari pemadaman listrik. “Sepengetahuan kita tidak ada di UU Ketenagalistrikan, overmacht bisa menjadi dasar pemaaf pemadaman listrik,” tukas David.

Karenanya, lanjut David, para tergugat jelas melanggar UU Ketenagalistrikan. Dia menjelaskan gugatan ini sebenarnya hanya menginginkan ada pernyataan bahwa PLN dan pemerintah melanggar UU Ketenagalistrikan. Ganti rugi sama sekali tidak menjadi target. Ganti rugi dicantumkan di dalam petitum, kata David, hanyalah untuk memenuhi format gugatan perbuatan melawan hukum. Atas putusan ini, penggugat menyatakan akan mengajukan banding.

Sekedar mengingatkan, David dan Agus melayangkan gugatan perbuatan melawan hukum terhadap Presiden, Menteri ESDM dan PT PLN, atas pemadaman listrik yang terjadi dalam  kurun waktu 7 Oktober 2009 hingga 24 November 2009.

Penggugat menuding PLN telah melanggar kewajiban hukum selaku penyedia tenaga listrik. Sesuai Pasal 29 ayat (1) huruf b UU Ketenagalistrikan, konsumen berhak mendapat tenaga listrik secara terus menerus dengan mutu dan keandalan yang baik. 

Faktanya, ketika terjadi kebakaran pada Gardu Cawang, konsumen yang kena getahnya. PLN malah membuat jadwal pemadaman listrik secara sepihak di beberapa wilayah Indonesia. Pemadaman di Jakarta sendiri berlangsung dari 7 Oktober 2009 hingga 24 November 2009. Padahal, dari pemberitaan media terungkap kebakaran itu disebabkan kelalaian PLN dalam mengoperasikan gardu.

Menurut penggugat, PLN seharusnya mempunyai cadangan jalur pendistribusian tenaga listrik. Sebagai upaya antisipatif, PLN semestinya juga menyediakan sumber tenaga listrik alternatif. 

Sumber : Hukum Online
 

FREE HOT VIDEO 1 | HOT GIRL GALERRY 1

FREE HOT VIDEO 2 | HOT GIRL GALERRY 2

FREE HOT VIDEO 3 | HOT GIRL GALERRY 3

FREE HOT VIDEO 4 | HOT GIRL GALERRY 4

FREE HOT VIDEO 5 | HOT GIRL GALERRY 5

FREE HOT VIDEO 6 | HOT GIRL GALERRY 6

FREE HOT VIDEO 7 | HOT GIRL GALERRY 7

FREE HOT VIDEO 8 | HOT GIRL GALERRY 8

FREE HOT VIDEO 9 | HOT GIRL GALERRY 9

FREE HOT VIDEO 10|HOT GIRL GALERRY 10

FREE HOT VIDEO 11|HOT GIRL GALERRY 11